Tempat Berbagi dan Konsultasi Ilmu Kebidanan

MENENTUKAN USIA KEHAMILAN


Taksiran persalian dan usia kehamilan dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut :


1.     Menggunakan Rumus Naegle
Menggunakan usia kehamilan yang berlangsung selama 288 hari. Aturan Naegele adalah dinamai Franz Karl Naegele (1778-1851), dokter kandungan Jerman yang merancang aturan. Naegele lahir 12 Juli 1778, di Düsseldorf, Jerman. Pada tahun 1806 Naegele menjadi profesor biasa dan direktur berbaring-di rumah sakit di Heidelberg. Nya "Lehrbuch der Geburtshilfe," diterbitkan pada tahun 1830 untuk bidan. Aturan Naegele merupakan cara standar untuk menghitung tanggal jatuh tempo untuk kehamilan. Aturan memperkirakan perkiraan tanggal pengiriman (EDD) dengan menambahkan satu tahun, mengurangi tiga bulan, dan menambahkan tujuh hari untuk hari pertama periode terakhir menstruasi wanita (LMP). Hasilnya adalah sekitar 280 hari (40 minggu) dari LMP. (Rakesh,2007) tidak menggunakan kontrasepsi apapun selama 3 bulan.

Apabila tanggal priode mentruasi diketahui denga pasti, priode mentruasi teratur, dan priode  mentruasi normal maka tanggal persalinan dapat di kalkulasikan dengan menggunakan praturan Naegle ( semua kalkulator gestasi berdasarkan pada peraturan ini). Tanggal taksiran partus dihitung dengan menambah 7 hari pada tanggal priode  mentruasi hari pertama haid terakhir bulan dikurang 3 tahun dan ditambah 12 bulan. Kalkulasi ini hanya akurat untuk siklus 28 hari, tidak menggunakan kontrasepsi apapun selama 3 bulan. sehingga hari- hari perlu ditambah atau dikurangi dalam siklus 21 hari atau 35 hari. Konfirmasi usia kehamilan dengan menggunalkan ultrasonografi dilakukan diunit tapi tidak semuanya. Penentuan usia kehamilan sangat penting dalam jadwal pemeriksaan dalam hal ini mencegah keraguan keberlanjutan kehamilan jika terdapat kecurigaan  tentang pertumbuhan janin yang buruk (Christine, 2006 ).

Hari pertama haid terakhir (HPHT) pada wanita yang siklus haid yang teratur merupakan salah satu dari data yang dapat diandalkan untuk memperkirakan umur kehamilan (Jonson,Walker, dan Niebyl,1996 ). Sehingga penting bagi bidan untuk mengkaji riwayat haid secara akurat. Penelitian menunjukkan bahwa 14%-58% dari wanita yang memiliki HPHT yang tidak pasti. Perhitungan TTP yang didasari oleh rumus matematika ini sangat akurat, tanpa mengabaukan perhitungan Naegle bahwa umur rata-rata kehamilan dalah 280 hari. Jika dikakulasi dengan rumus ini, persalinan spontan 90% terjadi pada akhir minggu ke-41(Linda, 2007).

     Rumus Naegle didasari oleh beberapa asumsi sebagai berikut:
a.    Rata- rata usia kehamilan adalah 266 hari dari konsepsi, atau 280 hari dari periode akhir mentruasi;
b.    Rata-rata lama siklus haid adalah 28 hari selama 6 bulan;
c.    Ovilisasiu dan fertilisasi terjada hari ke-14 siklus haid;
d.    HPHT yang diimformasikan dalah priode yang benar dan tidak mengalami perdarahan karena penyabab yang lain;
e.    Tidak menggunakan kontrasepsi apapun karena kontrasepsi metode, lama, penerimaan atau alasan penghentian (benson dan Linda, 2007 dan 2009).
Untuk memperkirakan TTP, kita menghitung dengan cara tanggal ditambah 7, bulan dikurang 3, tahun ditambah 1. Contohnya jika HPHT tanggal 7 Desember 1999, tanggal ditambah 7 berarti 14, desember dikurang 3berarti September, dan tahun ditambah 1 berarti 2000.  TTPnya adalah 14 september 2000. Jadi penting untuk diingat bahwa rumus ini murni dilandasi oleh perhitungan matematika dan belum tentu cocok dengan batasan dalam kehamilan misalnya terjadi fertilisasi atau implantasi (Linda, 2007).
Perkiraan kasar TTP juga dapat dilakukan dengan menambahkan 22 minggu pada tanggal munculnya gerakan janin pada primigravida atau 24 minggu pada multipara. Untuk mendiagnosis kehamilan data TTP paling akurat diperoleh dengan pemeriksaan klinis, laboratories dan USG ( Benson dan pernol, 2009).
Jika wanita memiliki siklus haid yang teratur dengan interval lebih atau kurang dari 28 hari, penyesuian harus dibuat untuk  menghitung TTP. Penyesuaian biasanya jika variasinya lebih dari 1 minggu atau lebih dari siklus 28 hari. Jika wanita memiliki siklus 35 hari, 1 minggu ditambah pada TTP. Jika siklus haidnya 21 hari, 1 minggu dikurang dari TTP (Linda, 2007).
2.    Gerakan Pertama Janin
Dengan memperkirakan terjadinya gerakan  pertama janin pada usia kehamilan 16 minggu, maka perkiraan usia kehamilan dapat ditetapkan. Perkiraan ini tidak akurat karena tidak diketahuinya gerakan ynag pasti kapan gerakan bayi yang pertama kali. ( Varney, 2009)
3.    Perkiraan Tinggi Fundus Uteri
Kehamilan dapat  antara 6-16 minggu dapat ditentukan usia kehamilannya dengan keakuratan 1-2 minggu jika pada pemeriksaan panggul tidak dipengaruhi oleh postur tubuh, massa panggul, atau retpofleksi uterus yang padah jika terdapat perbedaan bermakna antara taksiran uterus dengan perhitungan hari pertama mentruasi terakhir, pemeriksaan utrasonografi dianjurkanPenggukuran uterus dengan pemeriksaan Bimanual pada kehamilan Tunggal. tinggi fundus uteri berpataokan dengan simpisis pubis, umbilicus, prosesus xipoideus
Usia kehamilan     Bentuk Uterus    Ekivalen Ukuran Uterus
6 minggu    Bentuk agak bundar, pelunakan ismus    Kepalan tanggan atau jeruk mandarin
8 minggu     Bentuk bundar dengan sedikit tidak beraturan terutama menggelilingi satu kornu,(tanda Piskacek)     Bola kesti atau jeruk kecil
10 minggu     Bentuk bundar mungkin terdapat Piskacek    Bola kasti ataau jeruk besar
12 minggu     Uterus ditepi panggul     Jeruk bali ukuran sedang

Menpergunakan tinggi fundus uteri untuk memperkirakan usia kehamilan terutama tepat pada hamil pertama. Pada kehamilan kedua dan terserusnya perkiraan ini kurang tepat sebagai berikut 1). Ukuran lebih kecil untuk usia kehamialn sehingga penentuan taksiran pesalain dan usia kehamilan tidak akurat, messed abortion, kehamilan etopik, postur tubuh ibu. 2) ukuran lebih besar untuk usia kehamilan kareana kantung kemih atau usus penuh, kehamialn kembar, fibroed uterus, kista ovarium, postur tubuh ibu,  (Varney, 2002 hal 194 )
        Sebelum minggu ke-12 kehamilan, uterus diukur dengan pemeriksaan bimanual rongga pelvis. Fundus dapat dipalpsi di abdomen, diatas simpisis pubis setelah 12 minggu umur kehamilan. Rumusan superior pubis,umbilicus, dan xiphoed merupakan titik acuan tetap penggukuran tinggi fundus.
    Hasil penggukuran yang biasa besar  mengarahan pada kesalahan hasil kontrasep, kehamilan motipel atau polihidramnion. Hasil penggukuran yang sangat kecil menunjukakan kematian janin. Pertumbuhan janin kurang, kelainan perkembangan, polihidramnion.(Palph, 2009).

4.    Ulltrasonografi
Bila ragu-ragu. dalam menentapkan perkiraan persalinan  dan usia kehamilan menggunakan Ultrasonografi untuk tasksiran persalinan.
Usia kehamilan (minggu)    Ukuran Ultrasonografi    Rentang Keakuratan
< 8    Ukuran kantong gestasi    ± 10 hari
8-12    Jarak kepala bokong    ± 7 hari
12-15    Jarak kepal bokong, BPD    ± 14 hari
15-20    BPD, HC, FL,AC    ±10 hari
20-28    BPD,HC,FL,AC    ±2 minggu
>28    BPD, HC, FL,AC    ±3 minggu

Kreteria dan rentan keakuratan penentuan usia kehamilan
Kreteria    Rentan keakuratan
Grafik suhu basal tubuh  disertai catatn koitus. Ovulasi,dan peninggkatan suhu di kombinasikan dengan cataatn mentruasi sebelumnya    ± 2-5 hari
Utrasonografi pada trimester pertama    ± 3-5 hari
Kadar beta hCG serum< 10.000,2 kali pengukuran, selang waktu 1 minggun, peninggkatan sesuai     ±3-5 hari
Tanggal HPHT pasti, normal, teratur, dan konsisten dengan pemeriksaan trimester pertama    ± 1- 2 minggu
Utrasonografi trimester kedua    ± 1-2 minggu
Utrasonografi trimester ketiga    ± 2-3 minggu
Pemeriksaan fisik setelah usia kehamilan 20 minggu    ± 2-3 minggu

Ultrasonografi (USG) adalah suatu alat yang berfungsi unutk mendeteksi adanya objek-objek didlam tubuh dengan memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang diubah menjadi tampilan gambar pada monitor. USG  ditemukan pada tahun 1960-an. Alat ini digunakan pertama kali dalam industri pemancingan untuk mendeteksi adanya kumpulan ikan didalam laut.saat ini USG dipakai secara rutin pada wanita hamil untuk memperoleh informasi mengenai keadaan bayi selama masa kehamilan. (MacDougall, 2003)
    Jika TTP yang dihitung dari HPHT  tidak disokong oleh temuan-temuan fisik, lakukan pemeriksaan USG untuk mencari adanya perkembangan janin abnormal, usia kehamilan, atau keterlambatan pertumbuhan. USG meruapakan modalitas uatam ahli Obstetri untuk menilai usia kehamilan. Terlebih lagi USG dapat digunakan untuk menilai pasien dengan usia kehamilan yang tidak pasti, ketika janin tampak terlalu besar ( karena kesalahan tanggal, kelahiran multiple, hidramnion,
    Pemeriksaan utrasonik trasvagiana atau tansabdomen dengan digunakan untuk menggidentifikasi hasil konsepsi pada kira 5 minggu setelah kehilanganpriode haid, pada saat kantong kehamilan dapat diidentifikasi. Pada minggu ke-6 kehamialan, yolk sac janin dapat dilihat. Gerakan janin usaha napas dapat diidentifikasi pad minggu ke -7 kehamilan. Pemerikasaan ultrasuara pada trimester pertama untuk menentukan umur kehamialan menggunakan panjang kepala bokong.
Usia gestasi    Akurasi    Parameter
5-6,5 mingu    ±7 hari    Rata- tara diameter kantong
7-13 minggu    ±5-7 hari    Panjang kepala bokong
14-20 minggu    ±7-10 hari    Diameter biparetal
Lingkar kepala
lingkar abdomen
panjang pemur
20-40 minggu     ±2-4 minggu    Diameter biparetal
Lingkar kepala
 Lingkar abdomen
Panjang femur


Tergantung pada indikasi USG secara umum semakin dini USG dilakukan pada kehamilan, tanggal perkiraan persalinan semakin tepat. Anomaly janin mungkin tidak sampai setelah minggu ke – 20. Volume cairan amnion dan gerakan janin, tonus serta pernapasan bersama dnegan NST dapat digunakan untuk menghitung skor profil biofisik (biophysical profil, BPP). BPP dapat berguna dalam mengambil keputusan untuk menginduksi atau memantau kehamilan lewat waktu, kehamilan berisiko tinggi atau kehamilan diabetic.
Amnisentesis (indikasi) untuk mengenali kelainan bawaan tertentu yang dilakukan pada kehamilan usia 14-18 adalah dengan populasi sebagai berikut:
1.    Kehamilan pada wanita yang berusia 35 tahun lebih;
2.    Kehamilan sebelumnya yang melahirkan anak dengan kelainan kromosom;
3.    Sindrom down atau kelainan kromosom lain pada salah satu orang tua atau kerabat tingkat pertama;
4.    Ibu merupakan karier penyakit terkait  X apapun;
5.    Defek tuba neuralis tuba pada salah satu orang tua atau kerabat tingkat    pertama;
6.    Anaka sebelumnya lahir dengan defek tuba neuralis;
7.    AFP serum abnormal;
8.    Salah satu orang tua merupakan karir penyakit metabolic yang diturunkan secara genetic;
9.    Abortus profokatus.
Metode yang dilakukan untuk menentukan maturitas paru – paru janin berdasarakan fosfolipid selama akhir kehamilan adalah sebagai berikut :
1.    Rasio lesitin terhadap sfingomielin (L/S). jika LS > 2,0 resiko distrespernapasan akibat prematuritas rendah;
2.    Fosfatidigliserol (PG). PG pertama kalitimbul pada minggu -35 kehamilan dan meningkat kadarnya sampai minggu -40 jika ada maka PG memastikan adanya maturitas paru-paru janin (grabber mark.A,  2006).
    Penggunaan umur kehamilan menggunakan ultasuara merupakan cara yang akurat pada awal trimester pertama pada saat variasi ±7 hari. Begitu kehamialn berkembang, standar error meningkat sampai ±4 minggu. Akurat penghitungan usia kehamilan menggunakan pemerikaan ultrasuara transabdomen.
    Pengukuran dini (<20 -30="-30" 1-2="1-2" 1-="1-" 11="11" 2009="2009" 24-42="24-42" 2="2" 30-36="30-36" 95="95" ac="ac" akurat="akurat" anatar="anatar" angka="angka" antara="antara" atau="atau" awal="awal" baik="baik" bayi="bayi" benson="benson" berhubungan="berhubungan" berikutnya.="berikutnya." berkurang.="berkurang." berlangsung="berlangsung" biparietal="biparietal" bokong="bokong" bpd-ac-fl="bpd-ac-fl" bpd="bpd" cepat="cepat" dan="dan" dapat="dapat" dari="dari" demikian="demikian" dengan="dengan" deviasa="deviasa" deviasi="deviasi" diameter-diameter="diameter-diameter" diameter="diameter" didapat="didapat" dilakukan="dilakukan" diperoleh="diperoleh" disertai="disertai" ditentukan="ditentukan" femur="femur" fl.="fl." hanya="hanya" hari="hari" harus="harus" hc-ac-fl="hc-ac-fl" hc="hc" ini="ini" itu="itu" janin="janin" jauh="jauh" jika="jika" karena="karena" ke-20="ke-20" ke-30="ke-30" ke="ke" kehamilan.="kehamilan." kehamilan="kehamilan" kepala="kepala" kepercayaan="kepercayaan" ketepatan="ketepatan" ketiga="ketiga" kombinasi="kombinasi" kurva="kurva" lebih="lebih" lingkar="lingkar" linier="linier" memperkirakan="memperkirakan" minggu="minggu" mungkin="mungkin" namun="namun" nbsp="nbsp" nyata="nyata" p="p" pada="pada" paling="paling" panjanag="panjanag" panjang="panjang" penggabungan="penggabungan" pengukuran="pengukuran" perbandingan="perbandingan" perkiraan="perkiraan" pernol="pernol" pertumbuhan="pertumbuhan" perut="perut" sedangkan="sedangkan" sedini="sedini" sekali="sekali" selama="selama" setelah="setelah" standard="standard" tepat="tepat" terbaik="terbaik" terdapat="terdapat" tiga.="tiga." total="total" trimester="trimester" ukuran="ukuran" usg="usg" usia="usia" uterus="uterus" variabilias="variabilias" volume="volume" yang="yang">

SUMBER
Benson, Pernoll,(2009). Buku Saku Dokter Obstetric dan Genekologi. Jakarta: EGC
Ralphc.(2002).Buku Saku Obstetric dan Genekologi. Jakarta : EGC
Linda v. walsh. (2008). Buku Ajar Kebidanan. Jakarta : EGC
Manuhaba,(2007). Pengantar Kuliah Obstetri, Jakarta: EGC
Grabber, dkk, (2006). Buku Suku Dokter Keluarga University Of Lowa. Jakarta : EGC

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : MENENTUKAN USIA KEHAMILAN

1 comments:

  1. wahh.. penting juga nihh. untuk calon bapak

    BalasHapus